Pencarian

Wagub Krisantus Dorong Bank Kalbar Evaluasi Limit Transaksi Gaet Investor

Rabu, 06 Mei 2026 • 09:24:03 WIB
Wagub Krisantus Dorong Bank Kalbar Evaluasi Limit Transaksi Gaet Investor
Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan mendorong Bank Kalbar evaluasi limit transaksi untuk menarik investor.

PONTIANAK — Momentum ulang tahun ke-62 Bank Kalbar menjadi titik balik bagi bank milik pemerintah daerah tersebut untuk memperkuat fundamental keuangannya. Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menekankan pentingnya modernisasi layanan, terutama terkait fleksibilitas transaksi bagi pelaku usaha skala besar.

Menurut Krisantus, Bank Kalbar harus berani melakukan klasifikasi kategori nasabah atau grade kartu yang lebih kompetitif. Hal ini bertujuan agar para investor yang beroperasi di wilayah Kalimantan Barat tidak ragu untuk memutar modal mereka melalui institusi keuangan lokal.

Evaluasi Limit Transaksi dan Klasifikasi Nasabah

Dalam arahannya, Wagub Krisantus menyoroti perlunya skema transaksi yang mampu memfasilitasi pergerakan dana dalam jumlah besar. Ia mendorong adanya pembagian kelas investasi yang jelas, mulai dari limit transaksi harian kecil hingga kelas investasi yang mampu melayani transaksi bernilai miliaran rupiah.

“Saya ingin Bank Kalbar memiliki klasifikasi kartu atau grade nasabah yang jelas, mulai dari limit kecil hingga kelas investasi yang mampu memfasilitasi transaksi miliaran rupiah. Jika layanan ini optimal, kita bisa mendorong para investor di Kalbar untuk menempatkan dananya di bank daerah,” tegas Krisantus saat menghadiri rangkaian HUT ke-62 Bank Kalbar di Pontianak, Selasa (5/5/2026).

Ia menambahkan bahwa penguatan likuiditas adalah fondasi utama bagi bank untuk mempercepat transformasi digital. Dengan sistem yang tangguh, Bank Kalbar diharapkan tidak hanya menjadi jago kandang, tetapi juga mampu bersaing dengan perbankan nasional lainnya sebagai representasi marwah Pemerintah Provinsi.

Aksi Kemanusiaan: Target 400 Kantong Darah

Selain menyoroti aspek bisnis, perayaan hari jadi tahun ini diwarnai dengan aksi sosial donor darah yang dipusatkan di Gedung Diklat Dana Pensiun Bank Kalbar. Kegiatan ini menargetkan pengumpulan 400 kantong darah untuk membantu menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat di Bumi Khatulistiwa.

Krisantus memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif tersebut. Ia menilai Bank Kalbar berhasil menyeimbangkan peran sebagai lembaga profit sekaligus institusi yang memiliki solidaritas sosial tinggi.

“Aksi donor darah ini bukan sekadar rangkaian seremonial, tetapi wujud nyata kepedulian dan solidaritas sosial. Bank Kalbar telah menunjukkan bahwa institusi daerah juga hadir untuk menjawab kebutuhan kemanusiaan, khususnya dalam menjaga ketersediaan stok darah di Kalimantan Barat,” ujarnya.

Dampak Kesehatan dan Regenerasi Sel Darah

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kalimantan Barat, Lismaryani, yang hadir memantau jalannya aksi tersebut, turut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para pendonor. Ia mengingatkan bahwa satu kantong darah sangat berarti bagi keselamatan nyawa pasien yang membutuhkan.

Lismaryani juga memaparkan manfaat kesehatan bagi para karyawan dan masyarakat yang rutin mendonorkan darahnya. Selain sebagai bentuk ibadah, donor darah secara medis terbukti baik untuk kesehatan jantung dan membantu proses regenerasi sel darah merah dalam tubuh.

“Menyumbangkan sebagian kecil dari diri Anda telah menyelamatkan nyawa sesama. Selain membantu sesama, donor darah rutin juga sangat baik untuk regenerasi sel darah merah dan kesehatan jantung kita,” kata Lismaryani.

Melalui perpaduan penguatan kebijakan keuangan dan aksi sosial ini, Bank Kalbar diharapkan terus tumbuh menjadi pilar ekonomi daerah yang tangguh. Pemerintah Provinsi berharap dana masyarakat dan investor tetap berputar di daerah sendiri untuk memacu pembangunan Kalimantan Barat secara berkelanjutan.

Bagikan
Sumber: suarakalbar.co.id

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks