KAPUAS HULU — Rapat dipimpin jajaran pimpinan DPRD Kabupaten Kapuas Hulu dan berlangsung secara luring maupun daring. Selain Forkopimda dan OPD teknis, hadir langsung perwakilan penyalur BBM di Kapuas Hulu. Dari jalur daring, rapat diikuti sejumlah Camat, Kapolsek, dan Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Sintang.
Wakil Bupati Kapuas Hulu Sukardi menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus berkoordinasi aktif bersama DPRD dan seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, persoalan ketersediaan BBM berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.
Kapuas Hulu merupakan kabupaten dengan wilayah kecamatan yang tersebar dan jarak tempuh panjang. Kondisi itu membuat distribusi BBM ke pelosok menjadi persoalan tersendiri, terutama ketika pasokan ke penyalur tidak merata.
Kelangkaan BBM yang dibahas dalam rapat menyangkut ketersediaan di tingkat penyalur hingga dampaknya ke aktivitas ekonomi warga. Pemerintah daerah menilai persoalan ini tidak bisa diselesaikan satu instansi saja.
Sukardi menegaskan penanganan kelangkaan BBM memerlukan sinergi dan langkah konkret bersama. Forum RDPU dipakai untuk menyerap aspirasi dari daerah, termasuk dari kecamatan yang mengikuti rapat secara daring.
"Persoalan kelangkaan BBM ini memerlukan sinergi dan penanganan bersama secara konkrit. Melalui RDPU ini, baik yang hadir secara langsung maupun secara online seperti para Camat, Kapolsek, dan SBM Pertamina Sintang, kita ingin menyerap seluruh aspirasi dan mencari solusi agar distribusi BBM berjalan lancar, tepat sasaran, serta berkeadilan hingga ke pelosok kecamatan," ujar Sukardi.
Kehadiran Camat dan Kapolsek dari berbagai kecamatan memberi gambaran langsung soal kondisi pasokan di lapangan. Lewat jalur daring, mereka bisa melaporkan titik-titik yang paling terdampak kelangkaan.
Perwakilan penyalur BBM yang hadir langsung juga menjadi bagian dari penelusuran penyebab distribusi tidak lancar. Pemerintah daerah ingin memastikan penyaluran tepat sasaran, bukan hanya sampai di titik tertentu.
Melalui koordinasi tersebut, Pemkab Kapuas Hulu bersama DPRD berharap Pertamina dan seluruh pihak terkait segera menindaklanjuti hasil rapat. Pasokan BBM bagi masyarakat diharapkan kembali lancar.
Kebutuhan warga di berbagai wilayah menjadi pertimbangan utama dalam rapat ini. Pemerintah daerah menekankan distribusi harus berkeadilan hingga ke pelosok kecamatan, bukan hanya wilayah yang mudah dijangkau.