KALIMANTAN BARAT — Pelatih Nova Arianto tak menampik laga kontra Australia ini punya bobot lebih dari sekadar perebutan tiket final. Menurutnya, pertandingan ini menjadi tolok ukur ideal untuk melihat sejauh mana level tim asuhannya bersaing di Asia Tenggara dan Asia.
Nova menekankan ambisi besar timnya harus dibuktikan di lapangan. Ia ingin anak asuhnya tampil tanpa beban namun tetap disiplin penuh tanggung jawab.
"Kalau kita ingin jadi tim terbaik, maka kita harus mampu menghadapi tim terbaik pula," ujar Nova dalam keterangan resmi yang dikutip dari Antara. "Yang penting bagaimana pemain bisa tetap disiplin dengan tanggungjawabnya masing-masing dan tampil enjoy besok menghadapi Australia," sambungnya.
Indonesia melaju ke babak empat besar dengan status juara Grup A. Garuda Muda menyapu bersih tiga laga penyisihan dengan kemenangan, termasuk kemenangan penting atas Vietnam di laga pamungkas.
Di sisi lain, Australia menjadi juara Grup C dengan torehan empat poin dari dua pertandingan. Catatan ini membuat laga nanti diprediksi berjalan ketat dan penuh intensitas.
Menariknya, bentrok di semifinal ini bukan satu-satunya pertemuan kedua tim dalam waktu dekat. Indonesia dan Australia tergabung di Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 bersama Malaysia dan Laos.
Kualifikasi grup itu akan berlangsung di Laos pada 31 Agustus hingga 6 September mendatang. Delapan juara grup dan tujuh runner-up terbaik akan lolos ke putaran final yang rencananya digelar di China tahun depan.
Laga semifinal ini dengan sendirinya menjadi ajang pemanasan dan saling mempelajari kekuatan. Hasil pertandingan nanti bisa menjadi modal psikologis berharga jelang kualifikasi.
Partai semifinal lainnya mempertemukan juara Grup B, Thailand, melawan Kamboja yang lolos sebagai runner-up terbaik. Duel ini juga dipastikan tak kalah sengit dan akan menentukan lawan Indonesia atau Australia di partai puncak.