PURUK CAHU — Program bantuan pendidikan tinggi di Murung Raya mendapat sorotan tajam dari Fraksi PKS DPRD setempat. Pasalnya, berdasarkan evaluasi tahun 2025, masih banyak mahasiswa dari keluarga prasejahtera yang justru terlepas dari daftar penerima.
“Bantuan untuk kuliah ini kami anggap cukup membantu, akan tetapi sangat disayangkan bila yang tidak mampu justru yang tidak mendapatkan manfaat,” kata juru bicara Fraksi PKS, Fitriadi, saat menyampaikan pandangan fraksi.
Dalam paparannya, Fitriadi merinci nominal bantuan yang dikucurkan. Mahasiswa jalur reguler mendapat Rp15 juta per tahun, sementara mahasiswa nonreguler memperoleh Rp7 juta per tahun. Ia menekankan agar pemkab lebih selektif dalam menentukan sasaran penerima.
Fraksi PKS tidak hanya menyoroti sektor pendidikan. Dalam dokumen pandangan umum yang dibacakan, ada tiga catatan lain yang dinilai krusial. Pertama, kondisi perawatan fasilitas publik seperti jalan, jembatan, lampu di Jembatan Merdeka, lampu lalu lintas, penerangan jalan umum, hingga gedung sekolah dan rumah dinas guru dinilai perlu perhatian serius.
Kedua, persoalan klasik ketersediaan air bersih di Kota Puruk Cahu. Fitriadi menyebut masyarakat masih mengeluhkan sulitnya mendapatkan air bersih yang mengalir ke rumah-rumah mereka. “Persoalan klasik mengenai ketersediaan air bersih masih menjadi pekerjaan rumah,” tegasnya.
Catatan ketiga datang dari sektor keagamaan. Hampir seluruh perdesaan terpencil di Murung Raya kekurangan tenaga penyuluh agama. Minimnya jumlah guru madrasah dan Taman Pendidikan Al Quran (TPA) juga menjadi perhatian. Fraksi PKS menyarankan Pemkab Murung Raya segera bersinergi dengan Kementerian Agama serta ormas keagamaan untuk menyelesaikan masalah ini.
Di tengah berbagai catatan kritis, Fitriadi memberikan apresiasi atas kerja keras pemerintah daerah yang berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK Perwakilan Kalteng. Namun, ia mengingatkan agar prestasi itu tidak membuat pemkab lengah. “Masih ada beberapa kekurangan dalam penyerapan anggaran tahun 2025 yang perlu segera dievaluasi,” ujarnya.
Fraksi PKS berharap pemerintah daerah dan seluruh jajaran lebih ekstra dalam merancang program-program ke depan. Targetnya, setiap program benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Murung Raya.