MEMPAWAH — Estafet kepemimpinan Sekretaris Daerah (Sekda) Mempawah menjadi momentum bagi Kanwil Kementerian Hukum (Kemenkum) Kalimantan Barat untuk menegaskan pentingnya sinergi lintas instansi. Hal ini disampaikan dalam acara pisah sambut yang digelar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah, belum lama ini.
Pihak Kanwil Kemenkum Kalbar menilai bahwa koordinasi yang solid antara pemerintah daerah dan instansi vertikal merupakan kunci keberhasilan pembangunan. Dalam sambutannya, perwakilan Kanwil Kemenkum menyebutkan bahwa transisi kepemimpinan tidak boleh mengganggu alur kerja dan pelayanan kepada masyarakat.
“Sinergi harus terus dijaga, bukan hanya seremonial. Ini soal keberlanjutan program dan kepastian hukum bagi warga,” ujar perwakilan Kanwil Kemenkum Kalbar dalam kesempatan tersebut.
Acara pisah sambut ini tidak hanya menjadi ajang perkenalan, tetapi juga pengingat akan tugas dan tanggung jawab yang diemban. Kemenkum Kalbar mendorong agar setiap kebijakan yang diambil oleh Sekda yang baru selalu berpedoman pada regulasi yang berlaku dan melibatkan koordinasi dengan aparat penegak hukum.
Menurut Kemenkum, kolaborasi yang erat akan meminimalisir potensi kendala hukum di kemudian hari. Hal ini penting mengingat banyaknya program daerah yang membutuhkan pendampingan hukum dan regulasi yang tepat.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk mempererat komunikasi antara Pemkab Mempawah dan Kanwil Kemenkum Kalbar. Ke depan, sinergi ini akan diwujudkan dalam bentuk pendampingan hukum dan konsultasi regulasi secara berkala.
Dengan adanya estafet kepemimpinan ini, seluruh pihak berharap agar roda pemerintahan di Mempawah tetap berjalan efektif dan seluruh program prioritas daerah dapat terealisasi tanpa hambatan berarti.