KETAPANG — Turnamen bola voli antardesa resmi dimulai di Kecamatan Pengatapan Raya. Bupati Ketapang membuka langsung kompetisi yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-16 wilayah tersebut, Senin (15/4).
Dalam sambutannya, Bupati Ketapang menekankan pentingnya olahraga sebagai sarana mempererat persaudaraan antarwarga. Ia juga mendorong para pemain untuk menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding.
“Turnamen ini bukan sekadar mencari juara. Lebih dari itu, saya ingin para atlet muda kita bisa terus berkembang dan berprestasi,” ujar Bupati Ketapang saat membuka acara.
Pemerintah Kabupaten Ketapang menaruh perhatian khusus pada pembinaan olahraga di tingkat desa. Turnamen ini menjadi salah satu wadah untuk menjaring bibit-bibit atlet voli potensial yang nantinya bisa dibina lebih lanjut.
Bupati berharap, kompetisi rutin seperti ini bisa melahirkan atlet-atlet kebanggaan daerah. “Kami ingin olahraga voli di Ketapang terus hidup, bukan hanya di kota, tapi juga di desa-desa,” tambahnya.
Turnamen ini disambut antusias oleh warga dan perangkat desa di Kecamatan Pengatapan Raya. Sejumlah desa mengirimkan tim terbaiknya untuk berlaga di ajang yang digelar di lapangan voli setempat.
Suasana kompetisi berlangsung meriah. Warga berbondong-bondong datang untuk memberikan dukungan langsung kepada tim desa masing-masing. Panitia mencatat, turnamen ini diikuti oleh puluhan tim dari berbagai desa di sekitar Pengatapan Raya.
Selain mengejar kemenangan, Bupati Ketapang mengingatkan agar seluruh pemain dan ofisial menjaga semangat sportivitas. Ia menegaskan, kekalahan dan kemenangan adalah bagian dari proses belajar.
“Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa bermain dengan jujur, menghormati lawan, dan menerima keputusan wasit. Itulah nilai-nilai yang ingin kita tanamkan,” kata Bupati.
Pemerintah daerah berencana memantau langsung jalannya turnamen untuk mengidentifikasi pemain-pemain muda yang menonjol. Mereka yang terpilih nantinya akan diikutsertakan dalam program pembinaan atlet voli Kabupaten Ketapang.
“Kami akan catat semua potensi yang muncul dari turnamen ini. Jangan sampai bibit unggul di desa tidak terurus,” pungkas Bupati. Turnamen direncanakan berlangsung selama beberapa hari ke depan hingga babak final.