KALIMANTAN BARAT — Merek otomotif asal Tiongkok, Foton, kembali menggebrak pasar Asia Tenggara melalui distributor Handal BCM di Malaysia. Tidak lagi menggunakan nama samaran, Foton langsung memboyong dua model sekaligus, yakni Tunland V7 dan Tunland V9. Kedua pikap ini dijadwalkan meluncur resmi pekan depan dengan estimasi harga mulai RM 128.888 (sekitar Rp 438 jutaan) untuk tipe V7 dan RM 148.888 (sekitar Rp 506 jutaan) untuk tipe V9.
Satu hal yang paling mencolok dari duo Tunland ini adalah ukurannya. Dengan panjang 5.617 mm, lebar 2.090 mm, dan tinggi 1.955 mm, Foton Tunland V7 dan V9 secara signifikan lebih besar daripada penguasa pasar seperti Toyota Hilux. Jika dibandingkan, pikap ini lebih panjang 292 mm dan lebih lebar 190 mm dari Hilux generasi kedelapan.
Secara klasifikasi, dimensinya berada di tengah-tengah antara pikap medium (mid-size) dan pikap ukuran penuh (full-size) seperti Ford F-150. Meski badannya bongsor, kapasitas angkutnya tercatat sebesar 895 kg, sedikit di bawah standar satu ton yang umum di kelasnya. Namun, kemampuan menarik bebannya (towing capacity) tetap kompetitif di angka 3.500 kg.
Di balik kap mesinnya, kedua varian mengandalkan mesin diesel Aucan 4F20 berkapasitas 2.000 cc turbo yang dikembangkan bersama Cummins. Mesin ini sudah dilengkapi dengan Variable Geometry Turbo (VGT) dan sistem mild hybrid 48 volt. Unit ini mampu menghasilkan tenaga 163 PS pada 3.600 rpm dan torsi puncak 400 Nm di putaran 1.500 hingga 2.400 rpm.
Sistem motor listriknya memberikan tambahan dorongan instan sebesar 12 PS dan torsi 50 Nm saat akselerasi. Seluruh tenaga disalurkan melalui transmisi otomatis 8-percepatan menuju sistem penggerak empat roda (4WD) dengan low range. Khusus varian V9, Foton menyematkan rear locking differential dan electric power steering, sementara V7 masih menggunakan bantuan hidrolik.
Foton menerapkan strategi visual yang berbeda untuk kedua model ini. Tunland V7 tampil dengan lampu depan LED dual-projector vertikal dan grill tegak yang sangat mirip dengan wajah Ford F-150. Sebaliknya, Tunland V9 mengambil inspirasi dari Ram 1500, lengkap dengan lampu horizontal dan grill trapesium khas varian TRX.
Varian V9 diposisikan lebih mewah dengan tambahan fitur eksterior seperti lampu belakang LED full-width, roof rail, sports bar, serta fender flare hitam. Velg 18 inci juga hadir dengan desain berbeda; "leisure" untuk V7 dan "sport" untuk V9. Kemudahan akses kargo juga diperhatikan melalui fitur tangga lipat yang terintegrasi di pintu bak belakang (tailgate) pada varian V9.
Masuk ke kabin, nuansa modern sangat terasa berkat penggunaan layar sentuh infotainment berukuran 14,6 inci yang sudah mendukung Apple CarPlay. Panel instrumen digital 12,3 inci menjadi standar untuk unit yang akan dipasarkan secara lokal. Salah satu detail unik adalah tuas transmisi yang desainnya terinspirasi dari tuas gas kapal pesiar (yacht throttle lever).
Fleksibilitas ruang kabin didukung oleh jok belakang yang bisa dilipat dengan konfigurasi 60:40, mirip dengan fitur Ultra Seats pada mobil penumpang Honda. Di bawah jok tersebut, terdapat baterai lithium-ion untuk sistem mild hybrid. Untuk kenyamanan penumpang, ventilasi AC belakang sudah tersedia sebagai fitur standar di semua tipe.
Handal BCM memberikan penawaran menarik berupa garansi tujuh tahun atau 200.000 km untuk menarik minat konsumen di segmen yang didominasi merek Jepang. Berikut adalah estimasi harga Foton Tunland di Malaysia (kurs RM 1 = Rp 3.400):
Apa perbedaan utama antara Foton Tunland V7 dan V9?
Perbedaan utama terletak pada desain wajah (V7 bergaya Ford, V9 bergaya Ram), sistem suspensi belakang (V7 leaf spring, V9 coil spring), serta fitur tambahan pada V9 seperti panoramic sunroof dan tangga lipat pada pintu bak.
Apakah sistem mild hybrid 48V membuat konsumsi BBM lebih irit?
Sistem ini membantu meringankan beban mesin saat akselerasi awal dan mengoptimalkan sistem start-stop. Foton mengklaim konsumsi bahan bakar rata-rata berada di angka 8,1 liter per 100 km atau sekitar 12,3 km/liter.