KALIMANTAN BARAT — Pembaruan iOS besar-besaran sudah lama ditunggu pengguna iPhone yang menginginkan kontrol lebih dalam menggunakan ponselnya. iOS 27 akan membawa dua perubahan signifikan: kamera yang dapat dikustomisasi sepenuhnya dan Siri yang didesain ulang untuk berfungsi seperti chatbot AI modern. Kedua fitur ini mencerminkan strategi Apple untuk merebut kembali inisiatif di pasar AI sambil memberikan fleksibilitas yang selama ini diminta pengguna.
Saat ini, pengguna iPhone terpaksa mengikuti tata letak kamera standar yang ditentukan Apple. Di iOS 27, situasi itu akan berubah. Aplikasi Camera akan memungkinkan pengguna memilih alat mana yang ingin ditampilkan dan di mana posisinya di layar.
Kontrol yang dapat dipindahkan meliputi flash, exposure, timer, dan resolusi. Apple menamakan elemen-elemen yang dapat disesuaikan ini sebagai "widgets"—berbeda dengan widget berukuran besar yang ada di home screen dan lock screen. Setiap mode pemotretan (Photo, Video, Portrait) akan memiliki set kontrol tersendiri di bagian atas antarmuka.
Untuk pengguna profesional atau penggemar fotografi, iOS 27 akan menambahkan mode "advanced" dengan opsi seperti depth of field dan exposure control. Kontrol akan diorganisir dalam kategori: basic, manual, dan settings. Apple juga akan memindahkan tombol yang menampilkan semua kontrol dari sudut kanan atas ke area dekat tombol rana, memudahkan akses saat pemotretan.
Siri akan mengalami perombakan paling besar sejak diluncurkan. Apple membangun ulang Siri di iOS 27 agar berfungsi sebagai "always-on AI agent" yang dapat mengakses data pribadi pengguna dan mengambil tindakan lintas aplikasi—sesuatu yang ChatGPT dan Google Gemini sudah lakukan.
Fitur utama Siri yang baru adalah dukungan percakapan teks bolak-balik yang lebih panjang. Pengguna tidak lagi hanya memberikan perintah singkat, tetapi dapat melakukan dialog dengan Siri seperti chatting dengan AI assistant lainnya. Dalam mode ini, Siri akan menampilkan animasi besar di bagian atas layar, sebagian memanfaatkan Dynamic Island yang Apple perkenalkan sejak iPhone 14 Pro tahun 2022.
Untuk akses yang lebih mudah, pengguna dapat menggeser ke bawah dari pusat bagian atas iPhone untuk membuka bar "Search or Ask" baru. Bar ini akan menangani kueri Siri, pencarian sistem, dan opsi AI pihak ketiga seperti ChatGPT atau Google Gemini dalam satu tempat. Apple juga berencana meluncurkan aplikasi Siri standalone untuk pertama kalinya, menampilkan riwayat percakapan dalam format grid dan input bar "Ask Siri" untuk pertanyaan baru.
Rencana iOS 27 menunjukkan Apple sedang mempercepat ketertinggalannya dalam pasar AI. Sejak ChatGPT viral pada akhir 2022, Google, Microsoft, dan startup AI lainnya telah merilis assistant conversational yang jauh lebih canggih daripada Siri. Apple tetap diam selama berbulan-bulan sebelum akhirnya mengintegrasikan ChatGPT ke iOS 18 melalui partnership dengan OpenAI tahun 2024.
Dengan iOS 27, Apple tidak hanya mengejar, tetapi mencoba membuat Siri menjadi AI assistant yang langsung terintegrasi dan mudah diakses. Pendekatan ini konsisten dengan strategi Apple untuk membuat AI menjadi bagian dari pengalaman sehari-hari, bukan sekadar add-on yang terpisah.
Sementara Camera dan Siri menjadi sorotan, Apple juga merencanakan penyesuaian di aplikasi lain. Safari akan mendapat halaman awal baru dengan tab untuk favorit, bookmark, reading list, dan history. Aplikasi Weather akan menampilkan panel "Conditions" baru yang memudahkan pengguna melihat data hujan, angin, dan cuaca lainnya tanpa pindah halaman. Image Playground—aplikasi AI generatif milik Apple—akan mendapat antarmuka yang lebih bersih dan model gambar yang lebih fotorealistik.
Apple akan mengumumkan iOS 27 secara resmi pada WWDC26 (Worldwide Developers Conference 2026) yang berlangsung 8–12 Juni 2026. Bagian dari acara akan diadakan secara virtual, sementara pengumuman khusus akan berlangsung langsung di Apple Park pada 8 Juni. Rilis publik iOS 27 kemungkinan akan mengikuti kalender Apple—biasanya bersamaan dengan peluncuran iPhone baru pada September.
Pengguna iPhone yang serius tentang fotografi smartphone akan merasakan manfaat paling besar dari kamera yang dapat dikustomisasi. Mereka dapat membangun antarmuka kamera yang sesuai alur kerja pribadi, tanpa perlu menggali menu pengaturan berkali-kali. Sementara itu, pengguna casual yang menginginkan Siri yang lebih "cerdas" dan responsif akan mendapat pengalaman yang lebih dekat dengan AI assistant populer di Android atau platform lain.