Audit Itwasda Polda Kalbar di Polres Landak Sasar Perencanaan Anggaran 2026

Penulis: Alfin Murtado  •  Rabu, 06 Mei 2026 | 17:30:09 WIB
Tim Itwasda Polda Kalbar melakukan audit perencanaan anggaran 2026 di Polres Landak.

LANDAK — Jajaran Itwasda Polda Kalimantan Barat mulai menyisir laporan perencanaan dan pengorganisasian di Polres Landak melalui agenda Audit Kinerja Tahap I Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Aula BKPM Polres Landak ini menjadi instrumen evaluasi rutin untuk menjaga profesionalisme personel dalam menjalankan tugas kepolisian.

Pemeriksaan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut menyasar seluruh satuan kerja (satker) dan polsek jajaran. Audit ini difokuskan pada aspek fundamental manajemen, yakni bagaimana program kerja disusun dan diorganisasikan agar efektif sejak awal tahun anggaran.

Fokus Audit: Matangkan Perencanaan dan Pengorganisasian Tahun 2026

Wakapolres Landak KOMPOL Syaiful Bahri, mewakili Kapolres AKBP Devi Ariantari, menegaskan bahwa audit kinerja bukan sekadar rutinitas administratif. Menurutnya, proses ini adalah bagian dari komitmen institusi untuk menerapkan prinsip tata kelola yang baik (good governance) di lingkungan Polri.

"Melalui audit ini, kami berharap seluruh satuan kerja dapat meningkatkan kualitas perencanaan dan pengorganisasian, sehingga kinerja institusi semakin profesional, transparan, dan akuntabel," ujar KOMPOL Syaiful Bahri saat membuka kegiatan tersebut.

Ia menginstruksikan seluruh personel untuk bersikap kooperatif selama pemeriksaan materi berlangsung. Ketelitian dalam administrasi dan ketepatan perencanaan menjadi poin utama yang ditekankan agar pelaksanaan tugas di lapangan tidak terhambat oleh kendala manajerial.

Bagaimana Tim Audit Memastikan Akuntabilitas Kinerja Kepolisian?

Ketua Tim Audit Itwasda Polda Kalbar, AKP Dwi Raharjo, menjelaskan bahwa pengawasan ini berfungsi sebagai langkah strategis untuk menekan risiko penyimpangan. Tim auditor melakukan pemeriksaan mendalam terhadap dokumen pendukung serta kesesuaian rencana kerja dengan anggaran yang dialokasikan.

“Audit ini bertujuan memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, serta mendorong peningkatan efektivitas dan efisiensi dalam pelaksanaan tugas,” tegas AKP Dwi Raharjo di hadapan para pejabat utama Polres Landak.

Dwi menambahkan, temuan yang muncul selama audit harus dipandang sebagai bahan evaluasi konstruktif. Hasil pemeriksaan ini nantinya akan menjadi dasar perbaikan sistem kerja agar setiap program yang dijalankan oleh Polres Landak benar-benar memberikan dampak nyata bagi pelayanan masyarakat.

Pemeriksaan Maraton Selama Dua Hari di Seluruh Satuan Kerja

Agenda audit kinerja ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada 6 hingga 7 Mei 2026. Selain dihadiri pejabat utama polres, kegiatan juga diikuti oleh para Kapolsek jajaran yang membawa laporan kinerja dari wilayah masing-masing untuk diverifikasi oleh tim Itwasda.

Setelah sesi pembukaan dan doa bersama, tim audit langsung membagi personel ke dalam kelompok pemeriksaan materi. Setiap satuan kerja wajib memaparkan progres perencanaan mereka dan menunjukkan bukti dukungan administratif yang relevan.

Hingga berita ini diturunkan, rangkaian pembukaan audit berjalan aman dan tertib. Sinergi antara tim auditor dan personel Polres Landak diharapkan mampu mewujudkan standar pelayanan kepolisian yang lebih bersih dan bertanggung jawab di wilayah hukum Kabupaten Landak.

Reporter: Alfin Murtado
Back to top