KUBU RAYA — Pemerintah Kabupaten Kubu Raya mulai mematangkan rencana pembangunan gedung Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang akan berlokasi di Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya. Kepastian ini muncul setelah peninjauan lokasi dilakukan guna melihat kesiapan infrastruktur pendukung.
Bupati Kubu Raya Sujiwo meninjau langsung lahan milik organisasi profesi guru tersebut di Jalan Parit Seruat pada Senin (4/5/2026). Langkah ini merupakan tindak lanjut dari komitmen pemerintah daerah untuk menyediakan fasilitas representatif bagi para pendidik di wilayah tersebut.
Lahan yang ditinjau tersebut diproyeksikan tidak hanya sekadar menjadi kantor sekretariat. Sujiwo menyebut lokasi ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi pusat pendidikan, pelatihan, serta ruang kolaborasi bagi para guru di seluruh Kabupaten Kubu Raya.
“Apresiasi untuk guru bukan sekadar kata. Kita ingin memastikan ada dukungan nyata, termasuk dalam penyediaan fasilitas yang representatif bagi PGRI sebagai wadah perjuangan dan pengembangan profesi guru,” ujar Sujiwo di sela peninjauan lahan.
Menurutnya, keberadaan gedung permanen akan memperkuat peran strategis guru sebagai ujung tombak pembangunan sumber daya manusia. Fasilitas yang memadai diyakini mampu meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah melalui berbagai kegiatan penguatan kapasitas yang terpusat di sana.
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya kini tengah menyiapkan langkah teknis untuk merealisasikan pembangunan tersebut. Sujiwo menegaskan bahwa pihaknya akan segera mengkaji aspek perencanaan hingga skema penganggaran agar proyek ini bisa berjalan sesuai target.
“Guru adalah ujung tombak pembangunan sumber daya manusia. Sudah seharusnya kita memberikan perhatian lebih, termasuk fasilitas yang memadai untuk menunjang aktivitas mereka,” tambahnya.
Rencana ini mendapat respons positif dari jajaran pengurus PGRI Kabupaten Kubu Raya. Mereka berharap sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi profesi dapat terus terjaga demi mendorong kemajuan kualitas pendidikan di wilayah tersebut. Pembangunan gedung ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam penguatan kapasitas guru secara berkelanjutan.