Apple CarPlay Ultra Meluncur di 13 Merek Mobil Termasuk Hyundai Tahun 2026

Penulis: Ginanjar Raharjo  •  Senin, 04 Mei 2026 | 22:35:01 WIB

Apple resmi merilis CarPlay Ultra generasi terbaru yang akan diadopsi oleh 13 pabrikan otomotif global mulai pertengahan tahun 2026. Kehadiran fitur ini pada model Hyundai dan Kia diprediksi bakal mempercepat adopsi teknologi dashboard pintar di pasar otomotif Indonesia.

Apple akhirnya merealisasikan ambisi besarnya di industri otomotif melalui peluncuran CarPlay Ultra secara bertahap. Setelah sempat diperkenalkan pada ajang WWDC 2022, generasi terbaru sistem integrasi kendaraan ini mulai menyapa pengguna Aston Martin di Amerika Serikat dan Kanada pada Mei 2026.

Berbeda dengan versi standar, CarPlay Ultra menawarkan integrasi mendalam yang mampu mengambil alih seluruh fungsi layar di dashboard, termasuk panel instrumen kecepatan dan kontrol suhu. Langkah ini menandai pergeseran Apple dari sekadar penyedia aplikasi hiburan menjadi pengembang antarmuka kendaraan yang utuh.

Daftar Merek Mobil yang Mendukung CarPlay Ultra

Meskipun Apple belum merilis jadwal distribusi secara mendetail untuk setiap wilayah, sebanyak 13 merek otomotif telah mengonfirmasi komitmen mereka untuk mengadopsi platform ini. Beberapa nama besar yang masuk dalam daftar ini memiliki basis pengguna yang sangat kuat di Indonesia.

  • Grup Hyundai: Hyundai, Kia, Genesis
  • Grup Jepang: Honda, Acura, Nissan, Infiniti
  • Grup Eropa & AS: Ford, Lincoln, Porsche, Aston Martin, Jaguar, Land Rover

Menariknya, beberapa pabrikan besar justru memilih untuk mundur dari proyek ambisius ini. Mercedes-Benz, Audi, Volvo, Polestar, dan Renault yang awalnya masuk dalam daftar mitra Apple, kini dilaporkan membatalkan rencana dukungan untuk CarPlay Ultra demi mengembangkan sistem internal mereka sendiri.

Hyundai IONIQ 3 Jadi Kandidat Mobil Listrik Terjangkau

Salah satu kabar paling dinanti adalah kehadiran CarPlay Ultra pada lini kendaraan listrik (EV) massal. Hyundai dikabarkan bakal menyematkan teknologi ini pada model IONIQ 3 yang dijadwalkan meluncur pada semester kedua tahun ini. Langkah Hyundai ini dianggap strategis untuk mendemokratisasi fitur premium Apple.

Estimasi harga Hyundai IONIQ 3 berada di angka 33.700 dolar AS atau sekitar Rp539 juta. Angka ini jauh lebih kompetitif dibandingkan Aston Martin seharga Rp3,2 miliar yang menjadi model pertama pengadopsi CarPlay Ultra. Jika rumor ini terbukti, konsumen di segmen mid-range bisa segera mencicipi pengalaman berkendara ala Apple tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.

Kritik dari Ford dan Tantangan Implementasi

Meski tetap berkomitmen, tidak semua pabrikan merasa puas dengan versi awal platform ini. CEO Ford, Jim Farley, menyatakan bahwa perusahaannya masih mempertimbangkan cara terbaik untuk mengintegrasikan CarPlay Ultra ke dalam mobil mereka di masa depan.

"Kami berkomitmen pada Apple dan saya sudah berbicara dengan Tim Cook berkali-kali mengenai hal ini. Namun, kami kurang menyukai eksekusi pada putaran pertama Ultra," ujar Jim Farley dalam sebuah wawancara baru-baru ini.

Kritik ini menyoroti tantangan teknis yang dihadapi produsen mobil dalam menyeimbangkan identitas merek mereka dengan antarmuka standar dari Apple. Ford tampaknya ingin memastikan bahwa sistem ini tidak hanya sekadar "menempel", tetapi benar-benar meningkatkan fungsionalitas kendaraan.

Dampak bagi Pengguna Mobil di Indonesia

Bagi pemilik kendaraan di Indonesia, kehadiran CarPlay Ultra di merek seperti Hyundai, Kia, dan Honda memberikan angin segar bagi ekosistem kendaraan pintar lokal. Mengingat popularitas model seperti IONIQ 5 dan IONIQ 6 yang cukup tinggi, IONIQ 3 dengan dukungan CarPlay Ultra berpotensi menjadi magnet baru di pasar domestik.

Integrasi ini juga diprediksi akan memicu persaingan dengan produsen mobil listrik asal Tiongkok yang saat ini mendominasi pasar Indonesia dengan sistem infotainment buatan sendiri. Keunggulan ekosistem Apple yang sudah akrab bagi pengguna iPhone di tanah air bisa menjadi nilai jual utama yang sulit ditandingi oleh kompetitor.

Saat ini, Apple masih terus menyempurnakan daftar mitra resmi dan lini masa ketersediaan fitur ini secara global. Fokus industri kini tertuju pada pengumuman resmi Hyundai dan Kia yang diharapkan memberikan detail lebih lanjut mengenai ketersediaan unit untuk pasar Asia Tenggara dalam beberapa bulan ke depan.

Reporter: Ginanjar Raharjo
Back to top