Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menerima kunjungan perdana Konsul Malaysia untuk Kalbar, Ilham Juhri, di Pontianak. Pertemuan yang berlangsung Jumat itu membahas penguatan kerja sama perdagangan lintas batas, pendidikan, pariwisata, dan hubungan antarmasyarakat. Ketiga pintu perbatasan Aruk, Entikong, dan Badau disebut berperan strategis mendukung interaksi ekonomi kedua wilayah.
PONTIANAK — Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menerima kunjungan kerja Konsul Malaysia yang baru bertugas untuk Kalbar, Ilham Juhri, di Pontianak. Ini menjadi kunjungan perdana Ilham sejak menggantikan Azizul Zekri bin Abdul Rahim sebagai Konsul Malaysia di Kalimantan Barat.
Ria Norsan menyambut langsung kedatangan Ilham dalam pertemuan yang digelar Jumat. Gubernur menekankan pentingnya mempererat hubungan persaudaraan antara Kalimantan Barat dan Malaysia yang selama ini sudah terjalin baik.
Kedekatan Historis Kalbar-Sarawak Jadi Modal Kerja Sama
Menurut Ria Norsan, Kalimantan Barat dan Sarawak memiliki kedekatan historis, budaya, sosial, dan ekonomi. Kedekatan itu dinilainya menjadi modal penting untuk memperluas kerja sama kedua wilayah.
Posisi geografis Kalbar yang berbatasan langsung dengan Sarawak membuka peluang pengembangan berbagai sektor. Mulai dari perdagangan lintas batas, konektivitas wilayah, pendidikan, hingga pariwisata.
"Kalbar adalah beranda depan Indonesia yang berbatasan langsung dengan Sarawak. Banyak kerja sama yang dapat terus kita tingkatkan, mulai dari perdagangan lintas batas, konektivitas, pendidikan, pariwisata, hingga berbagai isu strategis di kawasan perbatasan," kata Ria Norsan.
Aruk, Entikong, dan Badau Disebut Punya Peran Strategis
Gubernur menyoroti peran tiga pintu perbatasan utama: Aruk, Entikong, dan Badau. Ketiganya disebut mendukung interaksi ekonomi dan sosial masyarakat di kedua wilayah.
Ria Norsan berharap hubungan baik Pemprov Kalbar dan Malaysia mendorong terbukanya peluang investasi. Manfaat kerja sama diharapkan dirasakan langsung warga, terutama yang tinggal di kawasan perbatasan.
"Atas nama pemerintah dan masyarakat Kalimantan Barat, kami mengucapkan selamat datang kepada Tuan Ilham Juhri. Kami berharap kehadiran Tuan dapat semakin mempererat hubungan persaudaraan antara Kalimantan Barat dengan Malaysia yang selama ini sudah terjalin dengan baik," ujarnya.
Konsul Ilham Juhri Siap Lanjutkan Kerja Sama Konsul Sebelumnya
Konsul Malaysia Ilham Juhri menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemprov Kalbar. Ia berkomitmen melanjutkan dan memperkuat kerja sama yang telah dirintis konsul sebelumnya.
Ilham menyebut Kalimantan Barat dan Sarawak memiliki potensi besar dalam fasilitasi perdagangan, pendidikan, dan hubungan antarmasyarakat. Sebelum bertugas di Pontianak, ia ditempatkan di Argentina.
"Saya melihat potensi kerja sama Kalbar-Sarawak sangat besar. Fokus saya adalah memperkuat fasilitasi perdagangan, pendidikan, dan hubungan antarmasyarakat. Kami juga siap bersinergi dengan Pemprov Kalbar untuk mendukung kelancaran berbagai aktivitas di kawasan perbatasan," tuturnya.
Rencana Kunjungan ke Wilayah Perbatasan
Ilham juga menyampaikan rencana mengunjungi sejumlah wilayah perbatasan. Kunjungan itu untuk melihat langsung kondisi lapangan serta aktivitas masyarakat di kawasan tersebut.
Langkah tersebut diharapkan memperkuat komunikasi dan koordinasi antara Konsulat Malaysia dan Pemprov Kalbar. Keduanya mendorong kerja sama bilateral yang produktif dan berkelanjutan di kawasan perbatasan.