PONTIANAK — Sebuah perjalanan menembus perairan selama dua jam menggunakan speedboat dilakukan jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat. Tujuannya bukan sekadar inspeksi biasa, melainkan meninjau langsung potensi madu kelulut di Kecamatan Batu Ampar yang dinilai memiliki prospek besar untuk mendapatkan perlindungan hukum sebagai Indikasi Geografis (IG).
Mengapa Madu Kelulut Batu Ampar Dianggap Spesial?
Madu kelulut dari kawasan ini bukanlah madu biasa. Kualitas dan karakteristiknya yang khas, dipengaruhi oleh keanekaragaman flora di hutan sekitar, menjadi alasan utama Kemenkum Kalbar turun tangan. Proses pendaftaran IG akan memberikan jaminan hukum bahwa madu ini benar-benar berasal dari Batu Ampar dengan standar mutu tertentu, sekaligus melindungi dari klaim pihak lain.
Perjalanan Panjang Menuju Pengakuan Resmi
Peninjauan ini merupakan langkah awal yang krusial. Tim Kemenkum Kalbar tidak hanya melihat lokasi budidaya, tetapi juga berdialog dengan para peternak lebah kelulut setempat. Mereka menggali informasi tentang proses produksi, dari pemilihan pohon inang hingga teknik pemanenan, yang membedakan madu ini dengan produk dari daerah lain. Data ini akan menjadi dokumen pendukung utama dalam pengajuan IG ke pusat.
Dampak Ekonomi yang Diharapkan
Pemberian status IG bukan sekadar sertifikat. Bagi para pembudidaya di Batu Ampar, pengakuan ini bisa menjadi tiket untuk menembus pasar yang lebih luas. Madu kelulut dengan label IG memiliki nilai jual lebih tinggi dan daya saing yang kuat, baik di tingkat nasional maupun internasional. Ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk mengangkat produk unggulan lokal sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat pesisir.
Kemenkum Kalbar berkomitmen untuk terus mendampingi para peternak hingga proses pendaftaran selesai. Langkah selanjutnya adalah melengkapi persyaratan administratif dan menyusun buku persyaratan IG yang akan diverifikasi oleh tim ahli. Jika semua berjalan lancar, madu kelulut Batu Ampar akan menjadi salah satu komoditas kebanggaan Kalimantan Barat yang dilindungi negara.