KALIMANTAN BARAT — Justin Hubner meminta suporter Timnas Indonesia memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno pada final FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Thailand, Senin (5/10/2026). Bek kelahiran Belanda itu menyinggung Argentina dan Brasil untuk menegaskan bahwa dukungan penonton tidak boleh bergantung pada nama lawan.
Permintaan Hubner muncul setelah ia menyaksikan langsung penurunan jumlah penonton di SUGBK. Laga terakhir fase grup melawan Bangladesh, Kamis (1/10/2026) malam, hanya dihadiri 33.595 orang.
Angka itu jauh di bawah dua pertandingan sebelumnya. Saat Indonesia melawan Singapura, tribun SUGBK diisi 38.702 penonton. Ketika menghadapi Malaysia, jumlahnya melonjak menjadi 56.894 orang.
Kemenangan 9-2 atas Bangladesh bukan sekadar pesta gol. Indonesia sempat berada di ambang kegagalan melaju ke final ketika skor masih 7-2.
Pada posisi itu, Malaysia yang juga mengoleksi tujuh poin berpeluang merebut tiket ke partai puncak. Situasi berbalik lewat dua gol tambahan dalam rentang satu menit. Kevin Diks mencetak gol pada menit ke-90+6, disusul Mitchell Baker semenit berselang.
Indonesia menutup fase grup dengan 11 gol, unggul produktivitas atas Malaysia yang mengemas sembilan gol. Skuad asuhan John Herdman finis sebagai juara Grup A dengan tujuh poin dari tiga laga.
Hubner turut mencatatkan namanya di papan skor pada laga melawan Bangladesh. Setelah pertandingan, ia mengalihkan perhatian ke atmosfer stadion yang ia nilai belum maksimal.
"Sejujurnya, saya mengharapkan stadion yang penuh. Bukan karena kita bertanding melawan Bangladesh lalu hanya ada 30.000 penonton, dengan segala hormat," kata Hubner kepada awak media.
"Saya mengharapkan stadion yang penuh. Entah kita bertanding melawan Bangladesh, Argentina, Brasil, atau siapa pun itu, saya mengharapkan stadion yang penuh," ujarnya.
Thailand melaju ke final sebagai juara Grup B. Laga perebutan gelar digelar di SUGBK, Jakarta, Senin (5/10/2026).
Hubner berharap dukungan penonton kembali memenuhi stadion untuk memberi energi tambahan kepada para pemain. Final melawan Thailand menjadi laga terakhir Indonesia di turnamen ini, sekaligus kesempatan menutup kampanye fase grup yang sempat berjalan dramatis dengan hasil yang lebih tenang di depan pendukung sendiri.