SINTANG — Gregorius menekankan bahwa keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) membuat pemerintah tidak bisa membiayai penuh setiap perayaan keagamaan. Ia mendorong swadaya umat dan partisipasi masyarakat sebagai motor utama penyelenggaraan kegiatan.
“Pemkab Sintang terus mendukung perayaan hari raya keagamaan di Kabupaten Sintang. Namun karena kondisi keuangan yang sangat terbatas, maka swadaya umat menjadi yang utama, sementara pemerintah sifatnya membantu,” kata Gregorius dalam sambutannya.
Ketua PHBI terpilih, Edy Harmaeni, menjelaskan bahwa organisasi ini tidak hanya bertanggung jawab menggelar peringatan seperti Maulid Nabi, Isra Miraj, dan Idul Adha. Lebih dari itu, PHBI berfungsi sebagai perekat tali silaturahmi kebangsaan.
“PHBI adalah wadah organisasi yang bertanggung jawab menyelenggarakan perayaan hari besar Islam. Namun tugas pengurus tidak hanya sebatas menggelar kegiatan keagamaan, melainkan juga menjadi perekat tali silaturahmi kebangsaan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan banyak pihak dalam menjaga harmonisasi Sintang sebagai rumah besar kita bersama,” jelas Edy.
Ia berharap seluruh elemen masyarakat dan umat Islam di Sintang dapat mendukung kepengurusan yang baru. “Semoga seluruh niat tulus, semangat, dan kerja ikhlas dalam menyebarkan syiar Islam bernilai ibadah di sisi Allah SWT,” tutup Edy.
Bupati Sintang menegaskan bahwa pihaknya senantiasa mendukung setiap kegiatan keagamaan. Namun, ia mengingatkan agar setiap acara disesuaikan dengan kemampuan yang ada tanpa mengurangi semangat kebersamaan.
“Yang terpenting adalah kebersamaan dan partisipasi umat. Kami berharap setiap hari besar agama Islam dapat dirayakan dengan meriah melalui kolaborasi semua pihak,” tambah Gregorius.
Pengukuhan ini dihadiri perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Sintang, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia (DMI), serta sejumlah organisasi kemasyarakatan Islam dan alim ulama setempat.
Dengan dikukuhkannya kepengurusan baru ini, peringatan hari besar Islam di Kabupaten Sintang diharapkan dapat berlangsung lebih semarak dan memperkuat kerukunan antarumat beragama di daerah yang dikenal majemuk tersebut.