SANGGAU — Rapat teknis yang digelar LPTQ Sanggau menjadi ajang finalisasi berbagai ketentuan teknis perlombaan MTQ ke-34. Panitia memastikan seluruh aturan main sudah dipahami oleh utusan dari masing-masing kafilah agar pelaksanaan lomba berjalan tertib dan lancar.
Dalam technical meeting tersebut, salah satu poin yang ditekankan adalah soal verifikasi dan administrasi peserta. LPTQ meminta setiap persoalan yang muncul, terutama yang berkaitan dengan kelayakan atau status peserta, tidak diselesaikan secara sepihak.
“Kami minta persoalan peserta diselesaikan secara elegan dan bermusyawarah,” ujar perwakilan LPTQ Sanggau dalam forum tersebut. Imbauan ini disampaikan untuk mengantisipasi potensi sengketa yang bisa mengganggu jalannya kompetisi.
Selain aturan keikutsertaan, panitia juga memaparkan secara rinci mekanisme perlombaan di setiap cabang. Mulai dari jadwal tampil, durasi waktu, hingga kriteria penilaian dibahas bersama para official dari masing-masing kontingen.
Hal ini dilakukan agar tidak ada lagi miskomunikasi antara peserta, official, dan dewan juri saat MTQ berlangsung. LPTQ menekankan bahwa transparansi aturan adalah kunci utama menjaga kredibilitas ajang keagamaan tahunan ini.
Para peserta dan pendamping juga diingatkan untuk mematuhi jadwal yang telah ditetapkan. Keterlambatan atau ketidakhadiran pada sesi lomba tanpa alasan yang jelas dapat berakibat pada diskualifikasi.
LPTQ berharap seluruh kafilah dapat mengikuti MTQ ke-34 dengan semangat kompetisi yang sehat. Ajang ini bukan sekadar perlombaan, melainkan juga syiar Islam dan silaturahmi antar-qari dan qariah se-Kabupaten Sanggau.
Setelah technical meeting, panitia akan segera merilis buku panduan resmi dan jadwal pertandingan. Proses gladi bersih juga dijadwalkan dalam waktu dekat untuk memastikan kesiapan teknis di lokasi lomba.
MTQ ke-34 Kabupaten Sanggau dijadwalkan berlangsung dalam beberapa pekan mendatang. Seluruh persiapan tahap akhir terus dikebut oleh panitia bersama LPTQ setempat.