KALIMANTAN BARAT — BYD Indonesia resmi membuka pemesanan M6 DM, model PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) pertama mereka untuk pasar Tanah Air. MPV elektrifikasi ini hadir dalam lima varian dengan harga OTR DKI Jakarta mulai Rp 298 juta hingga Rp 390 juta.
Bagi konsumen yang ingin memboyong M6 DM melalui pembiayaan, BYD menyediakan skema kredit dengan uang muka 30 persen. Cicilan paling rendah ada di varian Classic Standard seharga Rp 298 juta.
Skema ini bisa jadi pertimbangan bagi yang ingin menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga, apalagi dengan program DP rendah dan bunga ringan yang kerap ditawarkan dealer. Cicilan Rp 5 jutaan per bulan disebut-sebut untuk tenor yang lebih panjang, tergantung varian dan kebijakan lembaga pembiayaan.
BYD M6 DM mengusung teknologi DM (Dual Mode) generasi kelima. Sistem ini menggabungkan mesin bensin 1.498 cc dengan motor listrik pintar, menghasilkan tenaga total 160 Tk dan torsi motor listrik 210 Nm. Tenaga disalurkan lewat transmisi Dedicated Hybrid Transmission (E-CVT).
Pabrikan mengklaim konsumsi bahan bakar mencapai 65 km per liter. Jarak tempuh gabungan (bensin + listrik) bisa lebih dari 1.600 kilometer saat baterai dan tangki penuh. Akselerasi 0-100 km/jam tembus 9,1 detik.
BYD menyediakan dua opsi Blade Battery LFP (Lithium Ferro Phosphate). Pertama, baterai 7,4 kWh dengan jarak tempuh listrik hingga 40 kilometer. Kedua, baterai 18,3 kWh yang mampu menempuh hingga 110 kilometer dalam mode EV murni.
Secara dimensi, M6 DM memiliki panjang 4.710 mm, lebar 1.810 mm, tinggi 1.690 mm, dan wheelbase 2.800 mm. Ground clearance-nya sekitar 170 mm, cukup untuk kondisi jalan perkotaan Indonesia.
Pemesanan sudah dibuka di jaringan dealer resmi BYD Indonesia. Konsumen bisa langsung menghubungi dealer terdekat untuk simulasi kredit lebih detail sesuai tenor dan kemampuan DP masing-masing.