BMKG Peringatkan Hujan Lebat Landa 14 Kabupaten Kota di Kalbar Tiga Hari ke Depan, Warga Diminta Waspada Banjir

Penulis: Zainul Arifin  •  Rabu, 10 Juni 2026 | 12:41:01 WIB
BMKG Kalbar mengeluarkan peringatan hujan lebat di 14 kabupaten dan kota selama 10-12 Juni 2026.

PONTIANAK — BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio meminta warga Kalimantan Barat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang diprediksi mengguyur 14 kabupaten dan kota dalam tiga hari ke depan. Peringatan dini ini berlaku mulai 10 hingga 12 Juni 2026.

Wilayah Mana Saja yang Berpotensi Hujan Lebat?

Berdasarkan rilis resmi BMKG, hampir seluruh wilayah Kalbar berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Beberapa daerah yang perlu diwaspadai antara lain Kabupaten Bengkayang, Landak, Mempawah, Sanggau, Sekadau, Sintang, Melawi, Kapuas Hulu, dan Kota Pontianak.

Wilayah pesisir seperti Kubu Raya dan Kayong Utara juga masuk dalam zona peringatan dini. BMKG mengingatkan bahwa hujan lebat yang turun secara terus-menerus dapat menyebabkan genangan dan banjir di titik-titik rendah.

Potensi Bencana Hidrometeorologi Mengintai

Hujan dengan durasi panjang selama tiga hari berturut-turut meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi. BMKG mengimbau masyarakat yang tinggal di bantaran sungai dan lereng bukit untuk lebih waspada terhadap potensi banjir dan tanah longsor.

“Kami meminta warga untuk selalu memantau informasi cuaca terkini dari kanal resmi BMKG. Jika intensitas hujan sudah sangat tinggi, segera lakukan langkah evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman,” demikian pernyataan resmi dari pihak BMKG.

Antisipasi yang Bisa Dilakukan Warga

BMKG merekomendasikan beberapa langkah antisipasi. Pertama, pastikan saluran air di sekitar rumah tidak tersumbat. Kedua, siapkan senter, obat-obatan, dan dokumen penting dalam tas siaga bencana. Ketiga, hindari beraktivitas di luar ruangan saat hujan lebat disertai angin kencang.

Bagi nelayan dan operator transportasi sungai, BMKG juga mengeluarkan peringatan waspada gelombang tinggi di perairan Kalbar. Kecepatan angin diperkirakan meningkat hingga 30 knot di Selat Karimata bagian selatan.

Update Cuaca Bisa Diakses di Mana?

Masyarakat dapat mengakses informasi cuaca terkini melalui laman resmi BMKG, media sosial @bmkgkalbar, atau aplikasi infoBMKG. Data cuaca diperbarui setiap tiga jam sekali untuk memastikan akurasi peringatan dini di lapangan.

Pemerintah daerah setempat juga telah diimbau untuk menyiagakan personel BPBD dan peralatan evakuasi di titik-titik rawan banjir. Koordinasi lintas sektor dilakukan untuk mengantisipasi dampak terburuk dari cuaca ekstrem ini.

Reporter: Zainul Arifin
Back to top