PONTIANAK — Sebanyak sepuluh organisasi mahasiswa pecinta alam (mapala) dari kampus di Kota Pontianak turun ke Sungai Landak, Senin (8/6/2026) sore. Mereka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026 dengan aksi bersih sungai dan pembentangan spanduk di atas Jembatan Landak yang padat lalu lintas.
Spanduk yang dibentangkan bertuliskan, "Gerakan MAPALA Untuk Bumi Khatulistiwa Lestari, Alam Peduli Lingkungan dan Adil Lestari Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026. Sungaimu Bukan Tempat Sampahmu." Untuk memasang spanduk di sisi jembatan, para mahasiswa melakukan teknik repling—menuruni badan jembatan dengan tali—yang berisiko tinggi jika tanpa pengamanan.
Kanit Lantas Polsek Pontianak Utara, Iptu Suhardi, mengatakan pihaknya menerjunkan personel untuk mengamankan jalannya aksi. "Agar kegiatan berjalan lancar, aman, dan tertib, kami dari Polsek Pontianak Utara melaksanakan pengamanan. Hal ini kami lakukan mengingat kegiatan berada di atas jembatan Sungai Landak yang padat lalu lintasnya," ujar Suhardi.
Selain mengatur lalu lintas di atas jembatan, Polsek Pontianak Utara juga berkoordinasi dengan Ditpolairud Polda Kalbar. Personel dari Ditpolairud dikerahkan untuk mengamankan lokasi kegiatan dari sisi sungai. Langkah ini diambil karena aksi repling untuk membentangkan spanduk mengandung risiko kecelakaan atau kerawanan lainnya. "Kami juga kerja sama dengan Ditpolairud Polda Kalbar untuk mengamankan lokasi kegiatan," tutup Suhardi.
Aksi bersih Sungai Landak ini diikuti oleh puluhan aktivis lingkungan dan mahasiswa pecinta alam dari sepuluh organisasi kampus. Mereka berasal dari Cagar (UPGRI), Enggang Gading (IAIN), MAPA (POLNEP), MAKUMPALA (Fakultas Hukum), Mapala Elang (UPB Fakultas Ekonomi), Arkha (Universitas UPB), Mahepa IBEI (Institut Ekonomi dan Bisnis), Mata UMP (Universitas Muhammadiyah Pontianak), Gempar (Fakultas FKIP), Gempa Fisip (Fakultas FISIP), dan Mapala Untan (UNTAN).
Kegiatan yang menyita perhatian masyarakat yang melintas di Jembatan Landak ini berlangsung tertib. Aksi bersih-bersih sungai dan pembentangan spanduk selesai pada pukul 17.30 WIB tanpa insiden berarti.