Tower SUTET Roboh, PLN Terpaksa Padamkan Listrik Bergilir 4 Jam di Medan-Binjai Selama Sepekan

Penulis: Wisnu Wardana  •  Minggu, 07 Juni 2026 | 15:31:31 WIB
Tower SUTET roboh akibat cuaca ekstrem menyebabkan pemadaman listrik bergilir di Medan-Binjai.

KALIMANTAN BARAT — Manajer Komunikasi PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara, Darma Saputra, menyatakan pola pengaturan pasokan listrik dilakukan secara bergantian. "Berpotensi terjadi 1-2 kali dalam sehari dengan durasi 3-4 jam setiap periode," ujarnya, Sabtu (6/6/2026).

Lima Wilayah Terdampak, Target Normalisasi 14 Juni

Wilayah yang paling merasakan dampak pemadaman adalah Kota Medan, Binjai, Deli Serdang, Serdang Bedagai (Sergai), dan Langkat. PLN saat ini tengah mendirikan Tower Emergency pada jalur SUTET 275 kV untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan.

"Seluruh personel bekerja maksimal selama 24 jam dengan mengedepankan keselamatan dan kualitas pekerjaan," jelas Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN Unit Induk Pusat Penyaluran dan Pengatur Beban Sumatera, Yenti Elfina.

Berdasarkan perencanaan teknis, pendirian Tower Emergency ditargetkan rampung pada 14 Juni 2026. Target ini bisa tercapai jika kondisi cuaca dan akses pekerjaan di lapangan berjalan sesuai rencana.

Cuaca Ekstrem Jadi Biang Kerusakan Infrastruktur

Kerusakan pada infrastruktur transmisi kelistrikan di Sumatera Utara dipicu hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi Kamis (4/6/2026) pukul 20.03 WIB. Akibatnya, belasan tower SUTET roboh dan mengganggu pasokan listrik ke sejumlah daerah.

Untuk menjaga keandalan sistem, PLN melakukan manajemen beban secara terukur. Artinya, pemadaman dilakukan bergantian agar tidak semua wilayah gelap dalam waktu bersamaan.

PLN Minta Maaf, Pastikan Pemulihan Maksimal

Yenti Elfina menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang timbul selama proses pemulihan. "Manajemen beban masih dilakukan secara terukur di beberapa wilayah untuk menjaga keandalan sistem," tuturnya.

PLN optimistis pendirian Tower Emergency bisa diselesaikan sesuai target. Dengan begitu, normalisasi sistem kelistrikan berjalan lebih cepat dan pasokan listrik bagi masyarakat segera pulih sepenuhnya.

Reporter: Wisnu Wardana
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top